Rabu, 03 April 2013

Emak Meong Sayang Anak Meong

Meong...

Uupzz,, suara siapa itu?

Yah itulah kenapa aku mulai menyukai kucing setelah awalnya tidak terlalu menyukainya.
Aku hanya suka kata-kata ‘meong’ sepertinya imut. Menurutku kucing adalah seekor makhluk yang cuek dan tidak pernah berpikir panjang. Hehehe... emng tidak berakal kalee...
Oh iya kadang juga pernah sih melihat kucing yang berlama-lama mandangin tembok sebelum dipanjat. Itu berpikir gak yaa?
Oleh karena itu aku semakin gemes dan mulai perhatian, melihatnya secara intensif, memanggilnya, dan mengerjainnya ketika ada kucing lewat di belakang rumah. Hahha,, yang terakhir jahat amat yak?

Dan semenjak aku menyadari bahwa diam2 aku mulai menyukainya.
karena kecintaanku pada kucing terjadi belum lama ini, maka sampai saat ini aku belum mempunyai seekor kucingpun dalam hidupku.
tapi aku ingin sekali mengadopsi seekor bayi kucing yang baru dilahirkan oleh emaknya yang notabene merupakan kucingnya Bulekku. Agar nantinya dapat menemani kesendirianku, mendampingi kemana aku pergi, atau sekedar melindungiku dari sengatan matahari. Ooh tidak! Ngawur...

Tentang ekspresi kucing selama ini aku sangat suka memandangi kucing yang sedang tertidur lelap. Rasanya seperti memandangi anak sendiri. #Halah... tahu rasanya punya anak aja belon. 
 Ouh,,, sedapnyee bobok manis ala kucingg.


Ini gambar kucing dengan anak pertama dan anak keduanya. Si emak yang berwarna kehitam-hitaman. Sang kakak pun ikut melindungi sang adek yang sedang mimik ASK (Air Susu Kucing) pada emaknya. Si emak memang sayang sekali pada ke dua anaknya.
So sweet sekali ya?

Gemezzzz!!!

Miaw-miaw ini diikutkan di Cat's Giveaway by AHc
 

4 komentar:

  1. ASK ya hihi
    terima kasih partisipasinya, semoga makin rajin ngeblog ya mbak :)

    BalasHapus
  2. So Sweet banget, si KK benar-benar protektif tuh..

    BalasHapus
  3. puuuuus meong... ^^
    bahkan saat tidurpun mereka tetap menggemaskan >_<

    BalasHapus
  4. makasih2 sudah mampir. maaf baru sempat balas.. hehehe...

    BalasHapus